Click for other contact

Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket

Senin, 30 Juli 2012

Teori Warna (Brewster)

Teori Brewster
Halo gan, baru posting lagi nih, di postingan kali ini saya akan berbagi ilmu tentang Teori Warna, saya hanya berbagi yang saya ketahui ya gan tanpa ada maksut mengajarkan ilmu ini :D, langsung aja kalau begitu.

Teori Brewster adalah teori yang menyederhanakan warna yang ada di alam menjadi 4 kelompok warna. Keempat kelompok warna tersebut, yaitu: warna primer, sekunder, tersier, dan warna netral. (Itu kalo menurut Wikipedia), intinya Teori Brewster adalah sebuah perjalanan warna.
Empat kelompok warna tersebut terbentuk dari perjalanannya warna-warna dalam teori brewster, sebuah warna mempunyai warna dasar/warna asli tidak hasil campuran namun berdiri sendiri yaitu warna Primer.

Warna Primer
Warna Primer adalah sebuah warna dasar/asli yang tidak tercampur oleh warna-warna lain, warna primer meliputi Merah, Kuning dan Biru. Saya sudah membuat skema warna primer pada gambar diatas, bisa dilihat dimana terbentuk segita pada lingkaran warna teori brewster itulah warna primer.

Warna Sekunder


Warna Sekunder adalah hasil dari pencampuran warna primer, dimana dalam perjalanan lingkaran warna, warna primer akan bertemu warna primer lainnya dan membuat warna baru dari kedua warna tersebut, contoh: warna Merah ke Kuning akan menghasilkan warna sekunder yaitu Jingga, sedangkan warna primer kuning ke biru akan menghasilkan warna sekunder Hijau, dan warna primer biru ke merah akan menghasilkan warna sekunder ungu. Itulah proses terjadinya warna sekunder dimana warna primer dicampur warna primer lainnya dengan komposisi 1:1 akan menghasilkan warna sekunder, lihat skema warna diatas.

Warna Tersier
Warna Tersier adalah hasil dari pencampuran satu warna primer dengan warna sekunder yang akan menghasilkan warna tersier dengan sebuah perjalanan lingkaran warna warna primer akan mengahasilkan warna sekunder namun warna primer ke sekunder akan menghasilkan sebuah warna baru yaitu tersier, contoh: warna merah ke jingga akan mengahsilkan sebuah warna tersier yaitu Merah kejingga-jinggan, sedangkan warna jingga ke kuning akan mengahsilkan warna tersier jingga kekuning-kuningan, lalu warna kuning ke hijau akan menghasilkan warna tersier kuning kehijau-hijauan, warna hijau ke biru akan menghasilkan warna tersier hijau kebiru-biruan, warna biru ke ungu akan menghasilkan warna tersier biru keungu-unguan dan warna ungu ke merah akan menghasilkan warna tersier ungu kemerah-merahan. Lihat skema warna pada gambar diatas maka terlihat warna tersier terbentuk diantara warna primer-sekunder.

Warna Netral
Warna Netral warna netral disini bukan berarti netral atau tidak tercampur warna apapun, namun warna netral ini adalah hasil dari campuran semua warna yaitu Warna Primer-Warna Sekunder-Warna Tersier maka akan menghasilkan sebuah warna netral, warna ini cenderung butek atau tidak berbentuk biasanya warna netral yaitu warna coklat namun bukan warna coklat yang sesungguhnya, warna coklat ini cenderung gelap karna hasil campuran dari semua elemen warna dengan komposisi masing2 1:1:1.


Dari penjelasan singkat diatas maka bisa digambar skema warna seperti dibawah ini:
Sudah terlihat kan sebuah lingkaran perjalanan warna tersebut, warna dasar atau warna primer akan menghasilkan warna sekunder, sedangkan warna primer dan sekunder akan menghasilkan warna tersier dan seluruh elemen warna primer-sekunder-tersier akan menghasilkan warna netral yang berada di tengah-tengah lingkaran, dapat disimpulkan kalau sebuha warna saling berkaitan dan membutuhkan untuk membangun sebuah komposisi warna yang benar dan stabil.

Terakhir saya mau berbagi hasil artwork saya yang kebetulan juga tugas kampus teori warna saya yaitu teori brewster, dengan menggunakan material cat poster (poster color) dan kuas, 

disini saya hanya menggunakan 3 buah cat poster dengan warna primer yaitu merah,biru dan kuning dimana dari ketiga warna tersebut saya menghasilkan warna warna lain seperti sekunder,tersier dan netral. Ini hasilnya gan, warna netralnya belum ditempel jadi gak ada di hasil fotonya baru warna primer-sekunder dan tersier aja, sedikit brantakan sih tapi saya puas dengan hasil saya sendiri :D

Kamis, 19 Januari 2012

Pameran Jakarta Biennale "Jakarta Maximum City"


Sebagai "mahasiswa Seni itu harus kritis dengan keadaan" mungkin kata-kata dari senior saat  kuliah ada benarnya juga, betapa tidak ketika saya mendapat tugas dari mata kuliah PDSR (Pengetahuan Dasar Seni Rupa) saya dan mahasiswa angakatan saya ditugaskan datang ke pameran Jakarta Biennale dengan bertemakan "Maximum City", dan saya tidak tahu apa-apa tentang pameran tersebut malah ini pertama kalinya saya ke pameran besar tersebut.
Jakarta Biennale adalah perhelatan seni rupa Internasional yang diadakan dua tahun sekali. Sejak 1968, Jakarta Biennale telah diselenggarakan sebanyak 14 kali. Jika 2009 lalu mengangkat tema Are(n)a, tahun ini mengangkat  Jakarta Biennale #14.2011 dengan tema “Maximum City”. 
Opening pameran tersebut di hadiri dan diresmikan oleh gubernur DKI Jakarta Timur yaitu  Fauzi Bowo di Galeri Nasional pada tanggal 16 Desember 2011, barbagai kalangan banyak yang datang pada malam itu, mulai dari yang sudah lanjut usia, anak muda, sampai anak-anak yang sengaja berkunjung ke pameran tersebut, semuanya pecinta seni, dan ingin mengetahui karya-karya seni yang menakjubkan pada pameran tersebut, dengan opening yang fantastis diisi oleh beberapa penari, sekelompok pemain alat musik membuat Fauzi Bowo sangat takjub, dan sesekali memberi tepuk tangan, dengan menggunakan 4 Ruangan yang berada di Galeri Nasional yakni ruang A, ruang B, ruang C dan ruang Serba Guna, menenmpatkan beberapa karya seni didalamnya dengan karya yang tidak biasanya malah ada yang terkesan ekstrim, berikut adalah beberapa karya seni yang di pamerkan.

#1
Judul: Miring Installation
Karya: Budi Pradono
Miring Installation ini terletak di bagian halaman Galeri Nasional, Salah satu paviliun berada diatas ketinggian 7 meter ditopang oleh ratusan bambu yang berdiri tegak, menopang sebuah kotak yang hampir jatuh karena posisinya yang miring tepat di depan bangunan ini, ketika saya menaiki bangunan ini sangat mendebarkan, karena bangunan tersebut bergoyang-goyang karna kena hembusan angin sehingga menimbulkan kesan ingin runtuh, ketika puncak ada bilik yang berisikan video dengan proyektor.


#2
Judul: Berjuang hidup
Karya: I putu edy asmara
Karya tersebut menceritakan kehidupan Ibu kota yang sangat tergantung dengan teknologi, menggambarkan kabel-kabel USB dan sebagainya yang saling terlilit sehingga menciptakan gumpalan yang besar, namu dari gumpalan tersebut ada tangan manusia yang terjebak didalamnya, ya Berjuang Hidup dengan teknologi.




#3
Judul : The Gun Thinker
Karya : Setyo Priyo Nugraha
The Gun Thinker menggambarkan tentang sebuah robot yang besar sedang duduk dan berpikir, robot tersebut sangat serius berpikir, sehingga seniman menamainya The Gun Thinker.








#4 
Judul : Berebut Air di Rusunawa
Karya : Unang Ramdani
Berebut Air di Rusunawa adalah sebuah karya seni campuran dari, fotografi dengan 4D atau benda aslinya, dimana ada sebuah bingkai berisikan karya fotografi yang terlihat seperti jendela dimana ada pemandangan selang-selang air saling bersaing di sebuah Rumah susun, dan selang air tersebut saling berhubungan dengan satu pompa air yang menimbulkan kesan, padat, tidak beraturan, dan kusut.



#5

Judul : Clean or Dirty
Karya : A.Priyanto "Omplong"
Patung yang berbentuk anak lelaki yang sangat aneh, dengan pola-pola garis di sekitar tubuhnya, sambil memegang sapu, dimana patung tersebut terkesan tukang bersih-bersih perkantoran ataupaun jalanan ibu kota.











Diatas adalaha baru beberapa karya seni yang dihadirkan di Galeri nasional, ada banyak karya senih yang sangat menakjubkan dan pasti gak akan puas datang sekali ke pameran tersebut, namun pameran tersebut sudah berakhir dan dengan resmi Jakarta Biennale ditutup sampai 2 tahun mendatanag untuk menyaksikan pameran tersebut, berikut adalah foto-foto dari beberapa karya seni ma'af tidak bisa menyebutkan judul dan seniman satu-satu.






Selasa, 20 Desember 2011

Keuntungan memiliki website pribadi

Memasuki era Teknologi kita sudah banyak dimanjakan dengan beberapa teknologi dan komunikasi, salah satunya yang sedang tren di masyarakat luas adalah internet, siapa yang tak mengenal teknologi yang bisa menghubungkan suatu informasi, komunikasi, dan sosial media ini. Internet bukan lagi hal yang asing dikalangan masyarakat saat ini, semua kalangan membutuhkan internet mulai dari mencari informasi, pengetahuan, sosial media, media promosi dan lainnya.
Namun dari semua kesuksesan internet kita mengenal yang namanya Website, ialah suatu halaman yang memuat tentang, pengetahuan, informasi, sosial media dan lainnya, sedangkan internet hanyalah media perantaranya saja.
Kita juga pernah bertanya-tanya tentang dibelakang dari si pembuat website ini, dan kita pasti tertarik untuk membuat website sendiri atau pribadi, namun darimana kita mempelajarinya? apakah kita harus menempuh ilmu dengan kuliah dibidang tersebut?.
Kita bisa mempelajari cara membuat website dengan berbagai media yang ada internet, apa saja keuntungan membuat website sendiri? keuntungannya adalah kita bisa berbagi informasi dengan website sendiri kepada orang lain yang belum tentu kita kenal, atau kita ingin promosi suatu produk yang kita jual dan untuk berbisni, atau juga bisa menaruh tulisan kreatif kita sendiri bagi yang hobi menulis, dan menjadikan diary digital dan masih banyak lainnya.
Kita pun bisa saling share ilmu kepada pembuat website lainnya, pergaulan pun makin luas bukan, ayo mulai dari sekarang mari membuat website, pembuatannya tidak rumit kok, klita tidak harus mempelajari java script , html script lainnya kita hanya memerlukan ide kreatif apa yang akan kita tuangkan di website itu sendiri.
Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam membuat website pribadi, yaitu kita harus mengetahui konsep atau tema website kita sendiri apakah untuk media promosi, sharing informasi, atau untuk cerita dan yulisan kita sendiri, untuk itu gunakan bahasa yang sesuai dengan konsep atau tema yang kita ambil, jangan sampai salah dalam memilih bahasa pada website priba kita sendiri, karena orang lain akan menilai dan secara tidak langsung itu adalah cerminan pribadi kita sendiri.
membuat website kini banyak kemudahan mulai dari software itu sendiri sampai domain yang menyediakan gratis atau secara cuma-cuma.
Ada Baba Studio yang bersedia membagi ilmunya untuk membuat website nih, pasti dijamin gak akan nyesel udah bergabung dengan Baba Studio gak harus belajar di perguruan tinggi bukan, dan gak akan buang waktu juga kan ayo mari membuat website sendiri

Sabtu, 29 Oktober 2011

"Sakti Marendra" The Creator Motion Graphic Indonesia


Mendengar kata "Motion Graphic" mungkin yang terbayang-bayang dipikiran kita adalah sebuah grafis yang dapat begerak bebeas seperti Animation atau Animasi.
Disini saya akan ngebahas tentang Motion Graphic atau Grafis yang bergerak, saya pribadi sangat suka dibidang ini untuk itu saya mengambil kuliah jurusan Desain Komunikasi Visual - Multimedia di Intitut Kesenian Jakarta - Love
(IKJ).
Suatu ketika saya pernah melihat sebuah pamflet dari AMDRisingStars yang ada di cover itu Sakti Marendra, Dian Pelangi dan Raisa Adriana.
lalu saya play video mereka mulai dari Sakti Marendra denagn judul video yang sama dengan yang lain "A Day in the life of Sakti Marendra" dan wahhhh... Ekpresi saya ketika melihat video tersebut ternyata dia beliau bekerja dibidang Motion Graphic dan sudah menjadi profesional dibidangnya sampai masuk di AMDRisingStars, dan beliau juga bekerja di bidang penyutradaraan video clip, dimana hasil video klipnya sudah tidak diragukan lagi, Artis yang memakai jasa dia sebut saja Omelet - Lagi-lagi, Pee Wee Gaskins - Di Balik Hari Esok, RAN - Ratu lebah & Mencuri hati, Tompi - Love, Vierra - Jadi Apa Yang Kau Inginkan.
Sebagian besar video terebut menggunakan teknik Motion Graphic - Animations yang membuat video klip itu lebih berwana.
Dengan menuntut ilmu di Universitas Widyatama - Sekolah Tinggi Desain Komunikasi Visual, beliau dibekali ilmu desain grafis.
Dari semua project Video klipnya saya sangat suka dengan video klipnya Tompi - Love











Minggu, 16 Oktober 2011

Tugas Fotografi "Membuat kamera lubang jarum"

\
Ini adalah tugas kedua saya di mata kuliah Fotografi Dasar, setelah tugas sebelumnya mencari artikel sejarah perkembangan Fotografi (di artikel sebelumnya) ya karena masih mahasiswa baru langsung dikasih tugas (semangat). Ini sih tugas kelompok yaitu disuruh membuat "Kamera Lubang Jarum" awalnya saya seneng mendengar tugas itu karena dari dulu saya ingin belajar membuat kamera lubang jarum, tapi kami (ya karena tugas kelompok) agak kesulitan karena kami sangat buta tentang Kamera Lubgang Jarum tanpa bekal sedikit pun dari dosen, ya akhirnya kami browsing tentang membuat kamera lubang jarum, cara kerja kamera lubang jarum, nah dapet setelah melakukan penelusuran lewat mbah google (mbah memang the best) ketemu cara membuat kamera lubang jarum dengan menggunakan roll film yang disambungkan dengan bungkus korek api, begini nih contoh gambarnya (dari mbah google):



Awalnya sih pede ngerjain ini tugas, kami mulai mencari semua perlatan yang dibutuhkan, kaya kaleng soda bekas, roll film 2, bungkus korek, spidol, spiral yg buat ngejilid, setelah sudah ketemu semua bahan mulai bikin, dengan pedenya kami pamerkan dan mulai motret dengan membuka penutup bungkus itu selama kurang lebih 5 detik, ya karena ini bukan digital jadi belum keliatan hasilnya, sudah habis kami langsung meminta mba2 fuji untuk menyetaknya, tapi apa yang terjadi hasilnya hancur semua, klebakar semua. Mulai stress, kami langsung cari alternatif lain, mulai browsing lagi dengan mbah google dan menemukan cara lain membuat kamera lubang jarum yaitu menggunakan kaleng rokok bekas tapi media perekamnya bukan menggunakan film seperti sebelumnya tapi hanya menggunakan
kertas film, ya sejenis kertas cetak tapi bedanya kertas film gak boleh kena cahaya karena bisa langsung kebakar.
Setelah jadi Kamera Lubang Jarumnya saya kasih syiker IKJ (yang dibeli di koprasi IKJ) biar keren cuy hahhaa. Karena pada awalnya semua artikel di blog tidak ada yang kasih tau kertas yang digunakan kertas apa, kami mencoba mencari di Pasar Baru namun karena tidak ada yang tau menggunakan kertas apa, jadi coba kami tanya-tanya dan malah dapet kertas seluloid yang super mahal, itu kertas buat kamera seluloid (ituloh buat kamera yang dipotret langsung jadi gambarnya) gimana gak mahal 100rbu buat 10 kertas, bagi kami (kantong mahasiswa melarat) itu sangat mahal, ya gak jadi deh, pulang tanpa hasil.

Setelah kami coba ke Kamar Gelap (laboratorium unutk nyuci cetak foto) di Kampus ternyata ada kelompok lain (yang masih temen kami) menggunakan kamera yang sama dan-mereka-sudah-mempunyai-kertas-negatif, Damn. Ternyata bukan menggunakan kertas seluloid tapi kertas film negatif yang gak lumayan mahal, ya karena nasih sudah menjadi bubur akhirnya kami meminta beberapa kertas ke mereka dan mulai bereksperimen di sekitar kampus, ya percobaan pertama gagal, hasilnya kebakas semua setelah di cetak dengan cairan khusus (yang mereka punya juga) dan kami coba lagi hasilnya lumayan, dan lagi sampai hasil yang terbaik lalu setelah di cetak kami jemur dan tunggu sampai kering di sebuah kamar yang gelap (biar kesan horor)-_-.
Dan walah this is ala tugas kami semua, ya hasilnya sih emang hitam putih karena menggunakan kertas film hitam putih, dan gak perfect, tapi setidaknya kami mengerti ya setidakny ada 2 hasil yang terbaik, dan mengerjakan di H-1, super super cepet haha, besoknya kami persentasikan semuanya yang sduah kami mengerti dan mengumpulkan hasil foto yang terbaik, karena hasil yang terbaik dikumpulkan jadi saya tidak bisa menampilkan, tapi jangan khawatir masih ada hasil ke dua yang gak jauh bagusnya dari yang pertama ya karena tidak melalui proses scanning tapi melainkan hasilnya difoto dengan kamera ponsel jadi agak rada blur (faktor kamera ponsel), lihat dibawah ya :D :




Rabu, 12 Oktober 2011

Project di luar tugas sekolah SMK

The Hidden Dancer

The Hidden Dancer adalah sebuah grup dance/tari yang beranggotakan 5 orang (temen saya sendiri) yaitu Mujid (dipanggil Mujid), Santi (dipanggil Bebeh), Octasa (dipanggil Tacha), Meisa (dipanggil Meisa) dan Lena (dipanggil Lena). Dengan mengungsung aliran Hip-hop dance mereka mulai menunjukan kebolehannya, awalnya yang membawa hip-hop dance sendiri sih Mujid, karena diluar dari Hidden Dancer dia sudah bergabung dengan grup dance yang beraliran Hip-hop pula Sebut aja H2C, karena itu dia membawa nama hip-hop dance, untuk menuju jalur Hip-hop dance sendir tidaklah mudah karena gerakannya yang begitu rumit. Untuk itu saya tertarik untuk membuatkan mereka sebuah poster/pamflet grup dance mereka sendiri yaitu "The Hidden Dancer". Awalnya poster ini digunakan untuk cover buku absen latihan mereka, tapi saya meng upload diberbagai situs share poto untuk memperkenalkan mereka dengan

poster tersebut, dibuat melalui software Adobe Photoshop.


Foto Pra Weading Aie & Mario
Ini merupakan sebuah Gift untuk teman yang sedang merencanakan pernikahan, sebenarnya sih teman dari kaka saya. saya, hanya disuruh untuk membuat foto pra weading untuk temennya yang mau menikah, dengan di sediakan foto pra weading mereka yang diambil dengan kamera saku/ pocket camera (bukan profesional kamera) jadi hasilnya kurang memuaskan, tapi saya edit dengan berbagai cara yaitu dengan menggunakan konsep Angels atau bidadari langit, "sepasang bidadari langit yang selalu ingin bersama" itulah konsep saya dengan sentuhan Digital Imaging akhirnya selesai dengan background sebuah awan dan langit dan berdiri di atas bulan mereka saling berpelukan.
Namu belum selesai, seperti permintaan kaka saya, saya diharuskan memasang kumpulan foto dari kaka saya dan teman-temannya karena ini merupakan hadiah dari kaka saya dan teman-temannya, dan di tambahkan tanda tangan dan opini yang ditulis dengan tangan lalu di scan ke komputer dan saya campur dengan kumpulan foto dan foto pra weading itu sendiri, dibuat dengan software Adobe Photoshop, dan memakai ukuran atau resolusi 2362X2953 atau 40X50 cm. agar disesuaikan dengan frame atau bingkai yang sudah disediakan oleh kaka saya, dan inilah hasilnya.



Brosur Traveling Kepulauan Seribu

Brosur ini merupakan sebuah brosur perjalanan atau wisata ke Pulau Seribu yang meliputi Pulau Pramuka, Semak Daun, Pulau Air dan lain-lain. Tujuan untuk brosur ini adalah untuk mempromosikan jasa pelayanan travel ke Pulau seribu yang menyediakan Snorkeling beserta alat pendukungnya, tiket masuk Kep. Seribu, Tradisonal Boat rental, Lunch / makan siang, games dan disertai foto dokumentasinya.
Biaya keseluruhannya adalah 400 ribu Rupiah per orang, di lain itu ada juga pelestarian Penyu sisik dipulau tersebut, menarik bukan? ayo segera kunjungi dan gunakan jasa ini, dijamin liburan atau perjalanan anda berkesan dan memuaskan.





Kamis, 06 Oktober 2011

Sedikit view project "Videografi" saya (Bukan tugas kuliah) Part 2

Efek Rumah Kaca - Banyak asap disana @711 Taman Menteng (Live Acoustics)

Video ini saya ambil pada tanggal 24 Juni 2011, bertempat di Seven Eleven Taman Menteng, dengan sebuah acara Buavita. Pada saat itu Buavita membuat acara di Seven Eleven Taman Menteng dengan mengundang Morfem dan Efek Rumah Kaca, pada hari itu juga saya langsung mengambil kamera pocket saya untuk menuju ke lokasi, cuaca begitu cerah sekitar jam 3 sore, karena mengambil set akustik di outdor (di luar Seven Eleven) dan kebetulan pas dengan lampu merah Taman Menteng. Setelah menunggu akhirnya yang ditunggu-tunggu dateng juga tepuk tangan untuk bang Cholil (vokalis Efek Rumah Kaca), dan di ikuti oleh Akbar (drummer Efek Rumah Kaca), untuk acara ini Adrian (bassist Efek Rumah Kaca) tidak bisa hadir karena lagi sakit sehingga degantikan oleh Hans, opening mereka membawakan lagu Banyak Asap Disana (yang kebetulan saya rekam saat ini) dan karena di samping lampu merah jadi momentnya pas banget nih sama judul lagunya "Banyak Asap Disana" hehe.
Dan untuk hasil edting saya menggunakan software editing video "Adobe Premier" karena saya tidak tau ukuran frame rate yang tepat jadi ada beberapa kendala, dan hasilnya pun agak pecah.
Walaupun begitu saya sangat puas.


Morfem - Pilih sidang atau berdamai @711 Taman Menteng (Live Acoustics)
Masih di acara yang sama yaitu Buavita dan masih di lokasi yang sama tentunya, tapi video ini diambil pas acara baru dimulai (sebelum Efek Rumah Kaca tampil) jadi belom begitu padat. Morfem band mengisi acara pertama dengan pentolan The Upstairs, Jimmy membuat band baru yaitu Morfem band inilah penampilan mereka dengan judul lagunya "Pilih Sidang Atau Berdamai" dari judulnya saja sudah menarik sehingga membuat saya mengambil gambar ini, lagu tersebut menceritakan tetang Aparat polisi lalu lintas yang menilang pengguna jalan yang bersalah dan suruh memilih dua pilihan "Sidang atau Damai" (padahal ini tidak dibenarkan) Damai dalam arti itu adalah menyogok oknum tersebut dengan Uang yang ia minta.
Editing masih menggunakan software yang sama yaitu Adobe Premier dan untuk kualitas video ini masih pecah karena saya belum tahu framerate standarnya.

Sumber video:
http://www.youtube.com/juliotablo

Rabu, 05 Oktober 2011

Sedikit view project "Videografi" saya (Bukan tugas kuliah)

#1. Superglad - Baladaku Baladamu #ngabuburock



Video ini di ambil pada tanggal 14 Agustus 2011, yang pada saat itu Superglad band membuat acara #ngabuburock karena pas bertepatan dengan bulan puasa (dan sepi job panggung :D ) Jadi Superglad band membuat acara #ngabuburock yang bertempat di basecamp Superglad rumah om Giox (Bassist Superglad) di daerah Pisangan Baru Jatinegara, Jakarta Timur. Karena rumah saya kebetulan di daerah situ juga, jadi saya langsung ambil kamera pocket saya dan berangkat ke acara #ngabuburock dengan jalan kaki, gila jalanan sampai macet gara-gara ini acara, tapi gue kagum dan salut buat para Hero (sebutan penggemar Superglad) karena sudah dateng (bukan karena om Giox bagi-bagi makanan buka puasa gratis :P ) tapi karena ingin melihat perfom Superglad yang udah lama tidak keliatan (maklum bulan puasa job untuk Superglad sepi). Saya mengambil gambar ini pas paling depan dengan berdiri dan menghadap Superglad tentunya.
Belum puas dengan hasil gambar saya pun mengedit hasil gambar dengan software "Adobe Premier" dan iniliah hasilnya, dengan sentuhan kekonyolan Om Buluks (vokalis Superglad) membuat video ini lebih berwarna.


#2. Superglad - Ketika Setan Berteman #ngabuburock

Video ke 2 ini masih dengan acara yang sama yaitu #ngabuburock with Superglad band, kenapa saya mengambil gambar pas di lagu ini karena menurut saya lagu ini paling menyentuh banget untuk Superglad dan lagu ini sebagai pembuka live akustik mereka di #ngabuburock dengan serius Om Buluks (vokalis Superglad) membawakan lagu ini karena memang lagu ini sangat berkesan unutk Superglad sendiri, dengan kamera yang sama dan software editing video yang sama saya mengedit video ini lalu mempublishnya.


Sumber video: http://www.youtube.com/juliotablo

Senin, 03 Oktober 2011

Project-project saya pada saat SMK jurusan Multimedia


Project membuat Cover Majalah dengan kanvas berukuran A3 dengan menggunakan software Adobe Photoshop, disini saya menceritakan tentang sebuah majalah lifestyle terutama untuk style remaja pria, model menggunakan saya sendiri dengan sebuah proses pemotretan di studio sekolah saya sendiri, walau kombinasi warna masih berantakan saya cukup puas karena ini project pertama saya dan project ini saya juga baru mengenal Desain Grafis sehingga untuk layout, warna, typografi masih sangat berantakan..
secara keseluruhan saya cukup puas atas kerja saya sendiri dengan proses:
Pemilihan tema-konsep-perancanaan-pemotretan-editing/desain-revisi-cetak.

Kira-kira seperti itu proses kerja saya.

8 Juli 2009.

Project kedua saya adalah membuat Pamflet sebuah acara, acara yang saya pilih adalah konser musik dengan menggunakan tema Live in concert, di pamflet ini saya bercerita tentang produk Cocacola yang mengadakan acara Live in concert dengan mengundang beberapa band lokal Indonesia, warna dasar menggunakan warna merah yang merupakan warna dasar dari Cocacola dan di beri efek gelembung yang memberi kesan dari soda yang dahsyat dari produk Cocacola itu sendiri.
Disini saya sudah bermain Layout mulai dari Header(kepala) dengan diisi tulisan "Cocacola present live in concert", Body(badan) dengan diisi beberapa informasi penting seperti Tempat, tanggal, dan isi acara itu sendiri, dan terakhir Footer(kaki) yang diisi dari sponsor acara itu sendiri.
disini saya menggunakan software yang masih sama dengan sebelumnya yaitu Adobe Photoshop.

3 Maret 2010



Project ke3 saya adalah membuat Packaging produk, dan saya memilih produk sereal makanan untuk saya jadikan project saya, dengan melihat berbagai jenis sereal saya membuat sereal saya sendiri yaitu dengan menggunakan karakter "Kuriboh" pada karakter animasi Yu-Gi-Oh!. Kenapa saya menggunakan karakter tersebut karena saya sanagat suka dengan karakter Kuriboh dimana karakter tersebut adalah karakter favorit YUGI dalam serial Yu-Gi-Oh!. Langkah pertama dalam membuat packaging produk ini adalah saya membuat template sereal itu sendiri, lalu membuat karakter Kuriboh dengan beberapa pose, saya membuat karakter tersebut menggunakan software Adobe Illustrator, lalu saya membuat informasi kandungan gizi yang biasanya terdapat pada sereal, warna dasar saya menggunakan warna gradiasi merah dengan putih agar lebih masuk dengan karakter Kuriboh tersebut, serealnya rasa coklat dengan bentuk Kuriboh. Pada bagian akhir saya mengatur tata letak semua karakter dengan software Adobe Photoshop dan memberi sentuhan akhir.
18 Febuari 2010.

Minggu, 11 September 2011

Sejarah Perkembangan Fotografi






Foto pertama di dunia dibuat dalam tahun 1826 oleh Joseph Nicephore Niepce dari sebuah jendela di rumah perkebunannya di Perancis. Untuk “film” Niepce menggunakan lempengan campuran timah yang dipekakan dan ia mendapat gambaran kabur dari puncak -puncak atap yang digambarkan di atas. Foto ini biasanya diperbaiki supaya jelas tetapi versi yang seperti inilah wujud sebenarnya. Kemudian pada tahun 1827, Daguerre mendekati Niepce untuk menyempurnakan temuan itu. Dua tahun setelahnya Daguerre dan Niepce resmi bekerja sama mengembangkan temuan yang lalu disebut heliografi. Dalam bahasa Yunani, helios adalah matahari dan graphos adalah menulis. Tapi karena Niepce meninggal pada tahun 1833, Daguerre kemudian bekerja sendiri sampai enam tahun kemudian hasil kerjanya itu diumumkan ke seluruh dunia.


Tahun 1900 seorang Jurugambar telah kemudian menciptakan kamera Mammoth. Kamera ini amat besar ukurannya dimana beratnya 1,400 pound. Lens seberat 500 pound. Sewaktu mengubah atau memindahkannya tenaga manusia sebanyaki 15 orang diperlukan!. Kamera ini menggunakan filem sebesar 4 ½ x 8 kaki dengan bahan kimia sebanyak 10 gallons digunakan ketika memprosesnya.

Satu tahun setelahnya fotografi berkembang dengan sangat cepat. Tidak semata heliografi lagi karena cahaya apa pun kemudian bisa dipakai, tidak semata cahaya matahari. Penemuan cahaya buatan dalam bentuk lampu kilat pun telah menjadi sebuah aliran tersendiri dalam fotografi. Cahaya yang dinamai sinar-X kemudian membuat fotografi menjadi berguna dalam bidang kedokteran. Pada tahun 1901, seorang peneliti bernama Conrad Rontgen menemukan pemanfaatan sinar-X untuk pemotretan tembus pandang. Temuannya ini lalu mendapat Hadiah Nobel dan peralatan yang dipakai kemudian dinamai peralatan rontgen.

Cahaya buatan manusia dalam bentuk lampu sorot dan juga lampu kilat (blits) kemudian juga menggiring fotografi ke beberapa ranah lain. Pada tahun 1940, Dr Harold Edgerton yang dibantu Gjon Mili menemukan lampu yang bisa menyala-mati berkali-kali dalam hitungan sepersekian detik. Lampu yang lalu disebut "strobo" ini berguna untuk mengamati gerakan yang cepat. Foto atlet loncat indah yang sedang bersalto, misalnya, bisa difoto dengan strobo sehingga menghasilkan rangkaian gambar pada sebuah bingkai gambar saja. Demikian pula penemuan film inframerah yang membantu berbagai penelitian. Kabut yang tidak tembus oleh cahaya biasa bisa tembus dengan sinar inframerah. Tidaklah heran, fotografi inframerah banyak dipakai untuk pemotretan udara ke daerah-daerah yang banyak tertutup kabut.


Ditemukannya Mesin Cetak Foto

Kemajuan teknologi memang memacu fotografi secara sangat cepat. Kalau dulu kamera sebesar mesin jahit hanya bisa menghasilkan gambar yang tidak terlalu tajam, kini kamera digital yang cuma sebesar dompet mampu membuat foto yang sangat tajam dalam ukuran sebesar koran. Temuan teknologi makin maju sejalan dengan masuknya fotografi ke dunia jurnalistik. Karena belum bisa membawa foto ke dalam proses cetak, surat kabar mula-mula menyalin foto ke dalam gambar tangan. Dan surat kabar pertama yang memuat gambar sebagai berita adalah The Daily Graphic pada 16 April 1877. Gambar berita pertama dalam surat kabar itu adalah sebuah peristiwa kebakaran.

Kemudian, ditemukanlah proses cetak half tone pada tahun 1880 yang memungkinkan foto dibawa ke dalam surat kabar. Foto pertama di surat kabar adalah foto tambang pengeboran minyak Shantytown yang muncul di surat kabar New York Daily Graphic di Amerika Serikat tanggal 4 Maret 1880. Foto itu adalah karya Henry J Newton. Banyak cabang kemajuan fotografi yang terjadi, tetapi banyak yang mati di tengah jalan. Foto Polaroid yang ditemukan Edwin Land, umpamanya, pasti sudah tidak dilirik orang lagi karena kini foto digital juga sudah nyaris langsung jadi. Juga temuan seperti format film APSS (tahun 1996) yang langsung mati suri karena teknologi digital langsung masuk menggeser semuanya.

Tahun – Tahun perkembangan Fotografi.

Tahun 1000

Al Hazen, seorang pelajar berkebangsaan Arab, menulis bahwa citra dapat dibentuk dari cahaya yang melewati sebuah lubang kecil.

Sekitar 400 tahun kemudian

Leonardo da Vinci, juga menulis mengenai fenomena yang sama. Seandainya tulisan da Vinci dipublikasi, kemungkinan ia dianggap sebagai penemu prinsip kerja kamera. Tahun 1558.

Battista Delta Porta, dianggap sebagai penemu prinsip kerja kamera melalui buku tentang Camera Obscura yang dipublikasikannya. Kemungkinan karyanya tersebut didasari pada penemuan-penemuan da Vinci.

Awal abad 17

Ilmuwan Italia, Angelo Sala menemukan bahwa bila serbuk perak nitrat dikenai cahaya, warnanya akan berubah menjadi hitam. Bahkan saat itu, dengan komponen kimia tersebut, ia telah berhasil merekam gambar-gambar yang tak bertahan lama. Probelam yang belum bisa diatasinya ialah menghentikan proses kimia, setelah gambar-gambar terekam agar permanen.

Tahun 1727

Johann Heinrich Schuize, profesor farmasi dari Universitas di Jerman, juga menemukan hal yang sama pada percobaan yang tak berhubungan dengan fotografi. Ia memastikan bahwa komponen perak nitrat menjadi hitam karena cahaya dan bukan oleh panas.

Sekitar tahun 1800

Thomas Wedgwood, seorang Inggris, bereksperimen untuk merekam gambar positif dari citra yang telah melalui lensa pada camera obscura (sekarang ini disebut kamera) tapi hasilnya sangat mengecewakan. Akhirnya ia berkonsentrasi sebagaimana juga Schuize, membuat gambar-gambar negatif (sekarang ini dikenal fotogram), pada kulit atau kertas putih yang telah disaputi komponen perak dan menggunakan cahaya matahari sebagai penyinaran.

Tahun 1824

Setelah melalui berbagai proses penyempurnaan oleh berbagai orang dengan berbagai jenis pekerjaan dari berbagai negara. Akhirnya pria Perancis bernama Joseph Nieephore Niepee, seorang lithograf berhasil membuat gambar permanen pertama yang dapat disebut FOTO (tak menggunakan kamera), melalui proses yang disebutnya Heliogravure (proses kerjanya mirip lithograf) dengan menggunakan sejenis aspal (yang disebutnya Bitumen of judea) sebagai bahan kimia dasarnya. Kemudian dicobanya menggunakan kamera ( NB: ada sumber yang menyebutkan Niepee sebagai orang pertama yang menggunakan lensa pada camera obscura. Pada masa itu lazimnya camera obscura hanya berlubang kecil), juga bahan kimia lainnya, tapi hasilnya tidak memuaskan.

Agustus 1827

Setelah saling menyurati beberapa waktu sebelumnya, Niepee berjumpa dengan Louis Daguerre, pria Perancis dengan beragam ketetrampilan tapi dikenal sebagai pelukis. Mereka merencanakan kerjasama untuk menghasilkan foto melalui penggunaan kamera.

Tahun 1829

Niepee secara resmi bekerja sama dengan Daguerre, tapi Niepee meninggal dunia pada tahun 1833.

7 Januari 1839

Dengan bantuan seorang ilmuwan untuk memaparkan secara ilmiah, Daguerre mengumumkan hasil penelitian. Penelitiannya selama ini kepada "Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis". Hasil kerjanya yang berupa foto-foto yang permanen itu disebut DAGUERRETYPE, yang tak dapat diperbanyak / reprint /repro. Saat itu Daguerre telah memiliki foto studio komersil dan Daguerretype tertua yang masih ada hingga kini diciptakannya tahun 1837.

25 Januari 1839

William Henry Fox Talbot, seorang ilmuwan Inggris, memaparkan hasil penemuannya (tepatnya tahun 1834) berupa proses fotografi moderen kepada "Institut Kerajaan Inggris". Berbeda dengan Daguerre, ia menemukan sistem negatif-positif ( bahan dasar : perak nitrat, diatas kertas). Walau telah menggunakan kamera, sistem itu masih sederhana seperti apa yang sekarang kita istilahkan : Contactprint (print yang dibuat tanpa pembesaran / pengecilan) dan dapat diperbanyak.

Juni 1840

Talbot memperkenalkan Calotype, perbaikan dari sistem sebelumnya, juga menghasilkan negatif diatas kertas.

Oktober 1847

Abel Niepee de St Victor, keponakan Niepee, memperkenalkan pengunaan kaca sebagai base negatif menggantikan kerta.

Januari 1850

Seorang ahli kimia Inggris, Robert Bingham, memperkenalkan penggunaan Collodion sebagai emulsi foto, yang saat itu cukup populer denga sebutan WET-PLATE Fotografi.
Setelah berbagai perkembangan dan penyempurnaan, penggunaan roll film mulai dikenal.

Juni 1888

George Eastman, seorang Amerika, menciptakan revolusi fotografi dunia hasil penelitiannya sejak 1877. Ia menjual produk baru dengan merek KODAK berupa sebuah kamera box kecil dan ringan, yang telah berisi roll film (dengan bahan kimia Perak Bromida) untuk 100 exposure. Bila seluruh film digunakan, kamera (berisi film) dikirim ke perusahaan Eastman untuk diproses. Setelah itu kamera dikirimkan kembali dan telah berisi roll film yang baru. Berbeda denga kamera masa itu yang besar dan kurang praktis, produk baru tersebut memungkinkan siapa saja dapat memotret dengan leluasa.

Hingga kini

Perkembangan fotografi terus mengalami perkembangan dan berevolusi menjadi film-film digital yang mutakhir tanpa menggunakan roll film. Itulah perkembangan dunia fotografi hingga masuk era digital.